Ruang Berkombur

Biar Negeri Belum Makmur, Yang Penting Bisa Berkombur...

Minggu, 04 Desember 2011

Bangun Sekolah Terpadu


Tahun 2012, Pemko Akan Bangun Sekolah Terpadu

WARTAKOTADUMAI  –  Pada tahun 2012 hingga lima tahun kedepan, salah satu program Pemko Dumai melalui Dinas Pendidikan Kota Dumai, akan membangun sekolah terpadu, yang mana semua jenjang pendidikan mulai dari tingkat SD, SMP, SMU akan tergabung dalam satu area.
“Nantinya akan dibangun berdekatan dengan kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Dumai, Kelurahan Bukit Batrem, Dumai Timur, yang dikabarkan lahan tersebut masih dalam keadaan tanah konsesi. Awal tahun depan juga sudah dilakukan penimbunan, “ungkap Syaari, Kadisdik Kota Dumai bersama media dan anggota Komisi I DPRD Dumai, Jhon Fikar saat diskusi, Sabtu (3/12).
Menurutnya, meski  dana yang diterima pusat melalui APBN untuk pendidikan sebesar Rp48 Milyar, hal ini masih saja kurang karena pembangunan gedung tersebut. Dan sudah ada pembicaraan dua minggu lalu, baik ia, Walikota Dumai, Khairul Anwar dan seluruh anggota Komisi X MPR / DPR RI.
 “Yang diperkirakan harus menambah sekitar Rp15 - 25 Milyar lagi. Namun dengan begitu, kan lebih efisian, untuk ruangan majelis gurunya saja akan digabung dalam satu tempat dari semua guru, baik dari SD maupun sampai SMU. Untuk jam istirahat juga, waktunya akan terbagi, sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar dan mengajar, “katanya.

Wuih, wuih…
Apa betul gitu rencananya? Gimana nantinya perkembangan sikap mental dan prilaku anak-anak?

Dengan dana yang ada, apakah tidak sebaiknya diberdayakan saja sekolah-sekolah yang sudah ada sekarang, banyak yang peru dibenahi? Ingatkan kita bagaimana kabarnya madrasah bertaraf internasional di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Dumai Barat?

Apalagi pembangunannya di atas tanah konsensi pulak, secara tidak langsung menyuruh kita semua ramai-ramai menguasai tanah yang bukan hak kita tu ya…
Tapi sekarang ini ngapa gitu ya?  Yang bukan hak malah diperebutkan, yang hak malah dilalai-lalaikan. Ya, seperti dana sertifikasi guru kita di Dumai, tahun 2010 lalu hanya dibayar 11 bulan. Dan tahun 2011 ini, masih banyak  bulan yang belum dibayarkan,  jika memang kita peduli dengan para pendidik, hal- ini harus  jadi perhatian, bukannya ngejar paksakan proyek sekolah terpadu yang sebenarnya tidak terlalu urgen… Ngah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar